TILAWAH IBADAH KITABAH



STMIK MUHAMMADIYAH JAKARTA



Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Alur

  1. Sosialisasi pelaksanaan TIK dan Pretest, tim pelaksana TIK melakukan pretest untuk melakukan penilaian awal kemampuan mahasiswa.

  2. Bimbingan praktikum TIK, Dospem membimbing TIK kepada mahasiswa.

  3. Ujian TIK, apabila Bimbingan TIK telah selesai mahasiswa melakukan ujian TIK, penguji menguji dan menilai hasil ujian.

  4. Pendalam TIK, bagi mahasiswa yang tidak lulus ujian TIK, maka mahasiswa wajib mengikuti pendalaman materi TIK.

  5. Sertifikasi TIK, dengan ketentuan :

    • Bagi peserta yang lulus diberikan sertifikat.

    • Kelulusan sekurang-kurangnya nilai C (cukup).

Sertifikat Praktikum TIK merupakan syarat mengikuti ujian/sidang skripsi

Penillaian

Dosen pembimbing/penguji akan membimbing/menguji materi :

  1. Thoharoh: wudhu, tayamum, dan mandi junub.

  2. Sholat, membimbing gerakan dan bacaan sholat.

  3. Sholat jenazah, membimbing gerakan dan bacaan sholat jenazah.

  4. Hafalan Al-Quran, membimbing kemampuan hafalan surat-surat pendek Al-Quran.

  5. Kitabah, membimbing menulis huruf & angka arab.

  6. Tilawah, membimbing membaca Al-Quran.

  7. Zikir, membimbing zikir setelah sholat.

  8. Hafalan Doa-doa pilihan, membimbing kemampuan hafalan doa-doa pilihan.


Apabila dirasa sudah baik, maka Dosen pembimbing membubuhkan paraf/tanda tangan pada kolom komponen penilaian.

Untuk optimalisasi bimbingan, sebaiknya mahasiswa mengasah kemampuan TIK saat dirumah atau diwaktu senggang guna memperlancar proses bimbingan TIK, yaitu kemampuan (1) membaca Al-Quran, (2) kemampuan hafalan, dan (3) kemampuan gerakan ibadah.

Ujian TIK

UJIAN TIK, pelaksanannya direncanakan pada Sabtu 26 Maret 2022, jjadwal pastinya mengikuti pengumuman resminya, di Kampus Utama Ciracas STMIK Muhammadiyah Jakarta, syarat:

  1. Membawa buku pedoman praktikum TIK (buku TIK)

  2. 71 komponen penilaian sudah ditanda tangani semua oleh dospem

  3. Ada rekomendasi mengikuti ujian TIK dari Dospem

  4. Membawa sajadah, Al-Quran dan pulpen

  5. Materi yang diujikan :

  • Thoharoh: wudhu (praktek), tayamum (praktek), dan mandi junub (dengan lisan).

  • Sholat, praktek gerakan dan bacaan sholat.

  • Hafalan Al-Quran, beberapa hafalan surat-surat pendek Al-Quran.

  • Kitabah, menulis huruf & angka arab.

  • Tilawah, membaca dan menemukan surat/ayat Al-Quran.

  • Zikir, menguji hafalan zikir setelah sholat.

Belajar Mandiri

Referensi

  • Apabila mahasiswa ingin mengetahui lebih dalam mengenai dalil-dalil yang digunakan dalam buku pedoman praktikum TIK, khususnya tata cara sholat, silahkan mahasiswa bisa mengunduh ebook berikut : Tuntunan Salat Lima Waktu, Keputusan Musyawarah Nasional (MUNAS) Tarjih XXIX Di Yogyakarta, 1-4 Syakban 1436 H / 19-22 Mei 2015 M, download


Video Tuntunan Ibadah Praktis Sesuai Tuntunan Rasul, berdasar Keputusan Majelis Tarjih Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah:


Video Tutorial Pembelajaran TIK :


GooglePlay Tutorial Pembelajaran TIK :


Capaian Pembelajaran

Diharapkan mahasiswa mampu untuk :

  1. Memahami tata cara ibadah dasar.

  2. Mampu beribadah dengan baik dan benar.

  3. Mampu menjadi imam di keluarga dan lingkungannya.

  4. Mampu berdakwah di keluarga dan lingkungannya.

  5. Membentengi dirinya dari perbuatan keji dan munkar.

  6. Mampu menjaga keluarganya dari api neraka.

Cara Bimbingan TIK 1 Kali Saja

Caranya yaitu :

  1. Apabila mahasiswa kesulitan untuk bimbingan dengan Dosen Pembimbing, dengan alasan :

  • Rumah jauh dari kampus

  • Waktu kerja padat

  1. Mahasiswa dapat belajar mandiri melalui bahan ajar diatas, bahan ajar multimedia dengan video pembalajaran via youtube, aplikasi berbasis web dan android.

  2. Mahasiswa dapat bimbingan dengan Dosen Pembimbing pada hari dan jam kerja, dengan seluruh Dosen Pembimbing.

  3. Khusus bimbingan hari libur, mahasiswa dapat bimbingan dengan Bpk. Muhammad Firdaus pada hari libur, dari pagi hingga malam, dengan terlebih dahulu membuat janji dengan dengan beliau.

  4. Sehingga pada saat bimbingan dengan Dosen Pembimbing mahasiswa cukup memberikan setoran hafalan dan praktek ibadah, dan Dosen Pembimbing memberikan tanda tangan/parafnya pada (seluruh) kolom penilaian.

  5. Dengan belajar mandiri terlebih dahulu hingga mahasiswa menjadi hafal/bisa/mampu atas materi TIK, sehingga bimbingan TIK cukup dilakukan 1 (satu) kali bimbingan pada 1 (satu) hari (hari kerja atau hari libur)

Dosen Pembimbing

  1. Bpk. Faiz Rafdhi

  2. Bpk. Mochammad Arief Sutisna

  3. Bpk. Himawan Dwiatmodjo

  4. Bpk. Muhammad Firdaus

  5. Bpk. Ihksan Hakim


Catatan :

  1. Silahkan membuat janji kepada dosen pembimbing untuk bimbingan praktikum TIK.

  2. Khusus untuk bimbingan kepada Bpk. Muhammad Firdaus/Bpk. Ihksan Hakim, silahkan membuat janji kepada beliau untuk bimbingan praktikum TIK, pada hari libur bertempat di Kampus Ciracas STMIK Muhammadiyah Jakarta.

  3. Tuntaskan Bimbingan TIK, agar memudahkan mahasiswa ujian skripsi.

Hikmah

  • Hikmah sholat dengan baik. Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

  • Hikmah mandi junub. Seorang yang dalam kondisi janabah atau berhadats besar atau junub menyebabkan haramnya melakukan beberapa ibadah-ibadah unggulan. Ini karena pekerjaan itu mensyaratkan kesucian dari hadats besar. Ustadz Isnan Ansory, dalam bukunya Silsilah Tafsir Ahkam: QS. An-Nisa’: 43 (Larangan Atas Junub dan Fiqih Safar) menyampaikan, adapun larangan tersebut dapat dibedakan karena dua sebab. Pertama larangan karena sebab janabah haid dan nifas secara khusus. Kedua larangan karena sebab janabah secara umum. Larangan atas janabah secara umum di antarnya sholat, sujud tilawah, thawaf, memegang atau menyentuh mushaf, melafazkan ayat-ayat Alquran dan berdiam diri di masjid. Ibadah ini merupakan ibadah unggulan dalam Islam.

  • Hikmah menulis quran, Allah Ta’ala berfirman, “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.” (QS. Yasin: 65)

  • Hikmah memperbanyak membaca Al-Qur’an agar kelak mendapatkan syafaat Al-Qur’an, sebagaimana Nabi bersabda “Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya” (HR. Imam Muslim)

  • Hikmah belajar membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata, “Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala.” (HR: Muslim)

Buat Janji Bimbingan ?

Masih belum memahami ?